Penafsiran Surat Al Qadar Dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtma'iy

Authors

  • Muhammad Aulia UIN SUSKA RIAU
  • Kadar M. Yusuf UIN Suska Riau
  • Afrizal Nur UIN Suska Riau

DOI:

https://doi.org/10.55438/jile.v2i2.94

Keywords:

Penafsiran, Surat Al-Qadar, Corak Al Adabiy Wal Ijtima’iy

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) Untuk mengetahui Penafsiran Surat Al Qadar dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtima’iy; 2) Untuk mengetahui relevansi Penafsiran Surat Al Qadar dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtima’iy pada masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang didesain dalam bentuk penelitian kepustakaan atau Library research. Objek penelitian ini adalah Al-Qur’an. Sejalan dengan itu, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode tafsir Maudu'i . Sumber primer adalah Al-qur’an dan sumber-skundernya adalah tulisan yang berhubungan dengan penelitian penulis. Sedangkan teknik analis datanya yang digunakan adalah, Pertama, memilih istilah-istilah kunci (key terms) dari vocabulary Al-Qur’an dalam menjelaskan tentang potensi manusia. Kedua, menentukan makna pokok (basic meaning) dan makna nasabi (relational meaning), Ketiga, menyimpulkan dan menyatukan konsep-konsep itu ke dalam satu konsep umum. Adapun hasil penelitian ini yaitu; 1) Penafsiran Surat Al Qadar dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtima’iy adalah Pertama, penetapan. Malam al-Qadr adalah malam penetapan Allah atas perjalanan hidup makhluk selama setahun. Kedua, pengaturan. Yakni pada malam turunnya al-Qur’an, Allah Swt mengatur khittah atau strategi bagi Nabi-Nya Muhammad Saw guna mengajak manusia kepada kebijakan. Ketiga, kemuliaan. Bahwa sesungguhnya Allah telah menurunkan al-Qur’an pada malam yang mulia. Malam tersebut menjadi mulia, karena kemuliaan al-Qur’an. Sebagaimana Nabi Muhammad Saw mendapat kemulian dengan wahyu yang beliau terima. Keempat, sempit. Yakni pada malam turunnya al-Qur’an malaikat begitu banyak yang turun sehingga bumi menjadi penuh sesak bagaikan sempit. 2) Adapun relevansi Penafsiran Surat Al Qadar dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtima’iy yaitu dalam bentuk ibadah dan memperbanyak amalan kebaikan seperti, Iktikaf, Perbanyak membaca al-Quran, Menunaikan Shalat malam, Bersedekah, Berdoa, Perbanyak Taubat.

References

Abū al-Fidā Ismā’il bin’ Umar Ibnu Kaṡīr (1999), Tafsīr al-Qur`ān al-‘Aẓīm, Juz 8 Riyad: Dār al-Tayyibah

Abu al-Qasim Abd Al-Karim bin Hawazin bin Abd Al-Malik bin Thalhah an Naisaburi al-Qusyairi al-Sufi (1963), Latha’if al-Isyarah, Libanon: Dar al-Ma’rifah.

Abū Ja‟far Ibnu Jarīr Aṭ-Ṭabarī (2006), Tafsīr aṭ-Ṭabarī: Jāmi’ al-Bayāni ‘an Ta’ wīl āi al-Qur`ān, Juz 7, Kairo: Dār Hijr

Ala’ Ad-Din Ali Ibn Muhammad Ibn Ibrahim Al-Bagdadi (2002), Tafsir al-Khazin, Libanon: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Buya Hamka (1992), Tafsir al-Azhar, Juz X (Jakarta : Pustaka Panjimas.

Ibnu Katsir (2011), Tafsir Ibnu Katsir, Terj. Shafiyurrahman al Mubarakfuri, Jilid 9 Jakarta: Pustaka Ibnu Katsir

Imam Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari (2000), Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an, (Libanon: Dar Al-Kutub Al-Ilmiah.

Jajang A. Rohmana (2014), Sejarah tafsir al-Qur’an di Tatar Sunda, Bandung : Mujahid Press

M. Ishom El Saha (2005), Sketsa Al-Qur’an; Tempat, Tokoh, Nama, dan Istilah dalam al-Qur’an, Jakarta: PT Lista Fariska Putra.

Muhyi Ad-Din Abd Al-Qadir Al-Jilani (2014), Tafsir al-Jailani, Libanon: Dar AlKutub Al-‘Ilmiyah

Mustofa Bisri (2005), Fikih Keseharian Gus Mus, Surabaya: Khalista.

Sahl ibn ‘Abdullah ibn Yunus ibn Isa ‘ibn Abdullah ibn Rafi’ At-Tustari (2000), Tafsir AtTustari, (Libanon, Dar Al-Kutub Al-Ilmiah.

Sayyid Quthb (2000), Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Jilid XII, Jakarta : Gema Insani, 2000.

Ummi Kalsum Hasibuan, Risqo Faridatul Ulya, dan Jendri (2020), ‘Tipologi Kajian tafsir : Metode, Pendekatan dan Corak dalam Mitra Penafsiran alQur’an’, Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Volume 2, Nomor 2, 2020, 241-245.

Wahbah az-Zuhaili (2014), Tafsir Al-Munir, Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, Cet. 1 Jakarta: Gema Insani.

Downloads

Published

2024-04-23

How to Cite

Muhammad Aulia, Kadar M. Yusuf, & Afrizal Nur. (2024). Penafsiran Surat Al Qadar Dengan Corak Al Adabiy Wal Ijtma’iy . Journal of Islamic Law El Madani, 3(1), 57–64. https://doi.org/10.55438/jile.v2i2.94

Issue

Section

Articles