Rekonstruksi Normatif Kewajiban Negara di Indonesia Berdasarkan Prinsip Siyasah Idariyah
DOI:
https://doi.org/10.55438/jile.v5i1.198Keywords:
Listrik, Amanah Publik, Siyasah Idariyah, Tata Kelola Normatif, Pelayanan PublikAbstract
Penelitian ini menganalisis kewajiban negara dalam penyediaan listrik sebagai amanah publik dan merumuskan model tata kelola normatif berbasis prinsip Siyasah Idariyah. Penelitian ini dibatasi pada kajian normatif dalam konteks hukum positif Indonesia dan prinsip Siyasah Idariyah, dengan fokus pada analisis doktrinal dan etis tanpa melibatkan pendekatan empiris atau studi kasus lapangan. Dengan menggunakan pendekatan normatif-kualitatif serta analisis hukum dan etika, penelitian ini mensintesis doktrin public trust dalam hukum modern dengan konsep klasik tata kelola Islam. Data dikumpulkan dari bahan hukum primer, literatur fiqh klasik, dan sumber sekunder seperti artikel jurnal, buku, dan laporan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa listrik secara hukum telah diakui sebagai amanah publik dalam sistem hukum Indonesia, namun kerangka normatif yang ada belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan distributif, perlindungan kelompok rentan, dan akuntabilitas moral secara komprehensif. Perspektif Siyasah Idariyah menegaskan bahwa listrik merupakan amanah ilahiyyah (amanah ilahiyyah), yang mewajibkan negara untuk menyelenggarakan pelayanan secara adil, akuntabel, dan berlandaskan etika. Penelitian ini menawarkan model tata kelola berbasis public trust yang mengintegrasikan tanggung jawab hukum dan moral dalam pengelolaan energi dalam konteks hukum Indonesia. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka normatif dan etis bagi tata kelola pelayanan publik dengan menjembatani doktrin hukum modern dan prinsip etika pemerintahan Islam, serta menawarkan model konseptual yang adaptif untuk mewujudkan keadilan dalam penyediaan layanan listrik di Indonesia.
References
Al-Ghazali. (2011). Al-Mustasfa min ‘Ilm al-Usul. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Al-Ghazali. (2011). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Al-Mawardi. (1989). Al-Ahkam al-Sultaniyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Al-Qaradawi, Y. (1997). Fiqh al-Daulah. Cairo: Dar al-Shuruq.
Al-Qaradawi, Y. (1997). Fiqh al-Zakat: A Comparative Study. Cairo: Dar al-Shuruq.
Auda, J. (2008). Maqasid Al-Shari’ah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.
Asutay, M. (2012). Islamic economics, morality and social justice. International Journal of Social Economics, 39(9), 597–612. https://doi.org/10.1108/03068291211243309
Bengtsson, M. (2016). How to plan and perform a qualitative study using content analysis. NursingPlus Open, 2, 8–14.
Blumm, M. C., & Guthrie, R. (2012). Public Trust and the Law of Property. Oxford: Oxford University Press.
Blumm, M. C., & Guthrie, R. (2012). The public trust doctrine in natural resource law: Effective judicial intervention. Environmental Law, 42(3), 643–684.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Chapra, U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Hadiz, V., & Purwanto, A. (2021). Listrik sebagai hak asasi generasi baru: Implikasi terhadap pendidikan dan ekonomi digital. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(2), 145–162.
IEA (International Energy Agency). (2022). World Energy Outlook 2022. Paris: IEA.
Ibn Taimiyah. (1998). Al-Siyasah al-Shar’iyyah fi Islah al-Ra’iyyah. Riyadh: Dar al-Salam.
Kristiansen, S., & Zwick, C. (2019). Energy governance in developing economies: Balancing efficiency and equity. Energy Policy, 132, 390–399.
Lazarus, R. J. (2013). The Making of Environmental Law. Chicago: University of Chicago Press.
Lazarus, R. J. (2013). Environmental law, public trust, and accountability. Journal of Environmental Law, 25(2), 233–254. https://doi.org/10.1093/jel/eqt018
Ombudsman RI. (2021). Laporan Tahunan Pelayanan Publik Ketenagalistrikan 2021. Jakarta: Ombudsman RI.
Palupi, D., & Fauzi, M. (2020). Distributive justice dalam pelayanan publik sektor energi: Perspektif keadilan sosial. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 55–72.
Rao, N. D., & Min, J. (2018). Energy access for sustainable development: A global perspective. Energy Research & Social Science, 42, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.erss.2018.02.001
Saxer, S. (2010). The legal framework of public trust doctrine in energy governance. Energy Policy, 38(12), 7543–7550. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2010.07.015
Saxer, S. (2010). The public trust doctrine in the energy sector. Journal of Energy & Natural Resources Law, 28(2), 145–165.
Sovacool, B. K., Burke, M., Baker, L., Kotikalapudi, C. K., & Wlokas, H. (2016). New frontiers and conceptual frameworks for energy justice. Energy Policy, 105, 677–691. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2017.03.019
Sovacool, B. K., et al. (2018). Energy access, justice, and governance in developing countries. Energy Research & Social Science, 44, 1–14.
Suryanto, D. (2020). Evaluasi kebijakan subsidi listrik di Indonesia: Pendekatan ekonomi dan hukum. Jurnal Kebijakan Energi Indonesia, 5(1), 12–28.
Sukma, R., & Herlambang, P. (2022). Komersialisasi energi dan tantangan implementasi public trust doctrine di Indonesia. Jurnal Kebijakan Energi Indonesia, 7(1), 25–41.
Undang-Undang Dasar 1945. (2002). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Sekretariat Negara.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. (2009). Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. (2009). Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
UNDP. (2021). Human Development Report 2021/2022. New York: United Nations Development Programme.
Van der Graaf, T., & Sovacool, B. K. (2020). The global political economy of energy transitions: A review. Energy Research & Social Science, 67, 101533. https://doi.org/10.1016/j.erss.2020.101533
Yin, R. K. (2022). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Zuhaili, W. (2010). Fiqh Muamalat. Jakarta: Gema Insani.
Zuhaili, W. (2010). Fiqh Muqaran. Damascus: Dar al-Fikr.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sahrin Sahrin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





