Konsep Pendidikan Islam: Studi Atas Gagasan Ulama Klasik Dan Modern
DOI:
https://doi.org/10.55438/jiee.v4i2.150Keywords:
Islamic education, classical, modern, relevanceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep pendidikan Islam yang dikembangkan oleh para pemikir klasik seperti Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun, dengan pemikiran modern dari tokoh-tokoh seperti Nurcholish Madjid dan Fazlur Rahman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik analisis komparatif, studi ini menggali relevansi ide-ide pendidikan Islam dari masa lalu dalam menjawab tantangan dunia pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran klasik lebih menekankan aspek spiritualitas, moralitas, dan integrasi antara ilmu dan adab, sedangkan pemikiran modern fokus pada rasionalitas, kontekstualisasi teks, dan integrasi antara ilmu agama dan sains modern. Kendati berbeda dalam pendekatan, keduanya memiliki tujuan esensial yang sama, yakni membentuk insan kamil yang beriman, berakhlak, berpengetahuan, dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Ulama seperti Ibnu Khaldun memandang pendidikan sebagai proses sosial yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat. Dengan demikian, guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi model dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.
References
Aris Try Andreas Putra. (2020). Konsep Pemikiran Ismail Raji Al Faruqi (Dari Tauhid Menuju Integrasi Ilmu Pengetahuan di Lembaga Pendidikan). Zawiyah:Jurnal Pemikiran Islam, 6(1), 20–37.
Ela Komala, Nanat Fatah Natsir, E. H. (2021). Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan Menurut Ismail Raji Al-Faruqi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Https://Jurnal.Unibrah.Ac.Id/Index.Php/JIWP, 7(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.5809015
Hamidah, L., Siregar, S., & Nuraini, N. (2019). Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Menurut Buya Hamka. Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v8i2.2668
Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Wal ashri Publishing.
Hully, Rahman, Ahmad Zikri, Irwan, Sawaluddin, Achmad Ghozali Syafii, Y. (2023). Internalizing Religious Moderation Values Into The Islamic Education At University. Journal of Namibian Studies, 1(34), 1122–1138.
Kosanke, R. M. (2019). Implikasi Konsep Islamisasi Pengetahuan Ismail Raji Al-Faruqi. Humanistika: Jurnal Keislaman, 3(1), 154–170.
Muhajir Muhajir, Syahraini Tambak, Desi Sukenti , Ilyas Husti4 , Zamsiswaya Zamsiswaya, Sawa- luddin Sawaluddin, Miftah Syarif, M. H. (2024). Development of Madrasa Teacher Leadership Competency : Involving Project-Based Learning Methods in Students-Centered Learning. Pegem Journal of Education and Instruction, 14(3), 243–255. https://doi.org/10.47750/pegegog.14.03.23
Musa, F., & Sawaluddin. (2020). Pembiayaan Pendidikan Islam Abad XXI : Analisis Terhadap UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pembiayaan Pendidikan Islam di Madrasah. Mataazir: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 1(1), 14–26.
Ramli, M. (2022). Tujuan Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implementasinya dalam Sebuah Lembaga Pendidikan. Journal of Islamic Education El Madani, 1(2), 99–112. https://doi.org/10.55438/jiee.v1i2.29
Sawaluddin, Koiy Sahbudin Harahap, Imran Rido, I. A. S. (2022). The Islamization of Science and Its Consequences : An Examination of Ismail Raji Al-Faruqi ’ s Ideas Europeans seized the opportunity and attained the golden peak previously held by Islam . 3 realized how backward Islamic Civilization was and aspired to r. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 10(2), 115–128.
Sawaluddin, S., Harahap, K. S., Syaifuddin, M., Zein, M., Sainab, S., & Latif, S. A. (2019). Development of the Potential Senses, Reason, and Heart According to the Qur’an and its Application in Learning. https://doi.org/10.2991/aes-18.2019.114
Sawaluddin, S., Hitami, M., Darussamin, Z., & Sainab, S. (2018). The Potential of the Senses in Al-Quran as the Basic Elements of the Human Physic and Its Application in Learning. https://doi.org/10.2991/icie-18.2018.28
Sawaluddin, S., & Sainab, S. (2019). THE INTELLIGENT MEANING IN THE QUR’AN: Nalysis Of The Sure Potential In The Al-Qur’an As A Dimension Of Human Psychic Insaniah. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman. https://doi.org/10.24014/jiik.v9i2.8388
Siregar, S. (2020). Hubungan Potensi Indra, Akal, Dan Kalbu Dalam Al-Qur’an Menurut Para Mufassir. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 19(1), 134. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v19i1.2185
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syahrul Hasibuan. (2023). Spritualitas Pendidikan Islam Menurut Syed Naquif Al-Attas. Journal of Islamic Education El Madani, 2(2), 12–26.
Tangngareng, T., Abdullah, I., Rahman, R., & Sawaluddin, S. (2023). the Construction of Hadith Addressing Genetic Engineering of Humans. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 23(1), 20. https://doi.org/10.22373/jiif.v23i1.14716
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





