Akad Dalam Transaksi Keuangan Syari’ah (Sistem Keuangan Syari’ah)
DOI:
https://doi.org/10.55438/jqim.v3i2.114Keywords:
Akad, Transaksi, Keuangan Syari’ahAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang Akad Dalam Transaksi Keuangan Syari’ah (Sistem Keuangan Syari’ah). Penelitian ini disebut sebagai penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan melalui bahan-bahan pustaka atau literatur kepustakaan sebagai sumber tertulis. Dalam proses pengolahan data digunakan mode analisa interaktif melalui tiga alur, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deduksi. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa Dalam kehidupan sehari-hari akad merupakan unsur terpenting yang harus diperhatikan dalam bertransaksi, karenanya akad yang menentukan suatu transaksi yang dapat di nyatakan sah menurut syara’ atau batal sehingga akad harus diperhatikan dari berbagai aspeknya baik dari rukun dan syaratnya. Akad juga terjadi berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak atau lebih untuk melakukan suatu perbuatan tertentu, yang dilakukan dengan suka rela, dan menimbulkan kewajiban atas masing-masing secara timbal balik. Ada 2 jenis akad yaitu: Akad tabarru’ (kebajikan) dan Akad tijaroh (bisnis). Akad tabarru’ adalah akad yang betujuan untuk saling tolong menolong tanpa mengharapkan imbalan ataupun meminta laba dari salah satu pihak. Yang termasuk akad-akad tabarru’ adalah qard, rahn, hiwalah, wakalah, kafalah, wadi’ah, hibah, sedekah . Akad tijaroh adalah akad bisnis yang mengharapkan keuntungan dari salah satu pihak atas dasar suka sama suka dan ini adalah akad yang terjadi pada kehidupan bertransaksi keuangan. Yang termasuk akad tijarah adalah akad-akad investasi, jual beli, sewa-menyewa.
References
Abdul Rahman Ghazali (2010), Fiqih Muamalah, Jakarta :Kencana.
Abdul Karim Zaidan (2008) Pengantar Studi Syari’ah, Jakarta: Robbani Press.
A.Djazuli (2006) Kaidah-kaidah Fikih, Jakarta:Pranadamedia Group.
Adiwarman A. Karim (2010) Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan, Jakarta: RajaGrafindo Persada
Ahmad Azhar Basyir (1982) Asas-asas Hukum Muamalat, Yogyakarta: UII Press,
Departemen Agama RI (2002) Alquran dan Terjemahnya, Semarang Toha Putra.
Ghufron A,Mas’adi (2002) Fiqh Muamalah Kontekstual, Jakarta: RajaGrafindo Persada
Hasan Sultoni, Ayu Rahmawati, and Filda Ashofa, ‘Implementasi Akad Dalam Perbankan Syariah Di Indonesia’, Musyarakah: Journal of Sharia Economic (MJSE), 2.2 (2022) <https://doi.org/10.24269/mjse.v2i2.6818>.
Heri Sudarsono (2007) Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah, Yogyakarta: Ekonisia.
Keputusan dewan syari’ah nasional no.10 2000 tentang pedoman dasar syari’ah nasional majelis ulama Indonesia (PD DSN-MUI)
Mahmud Yunus (1990) Kamus Arab Indonesia Cet. Jakarta: Hidayah Karya.
Muhammad Syafii Antonio (2001), Bank Syariah Dari Teori Ke Praktik Jakarta: Gema Insani Press.
Muhammad Romli, ‘Konsep Syarat Sah Akad Dalam Hukum Islam Dan Syarat Sah Perjanjian Dalam Pasal 1320 KUH Perdata’, Jurnal Tahkim, 17.2 (2021) <https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/viewFile/2364/pdf>.
Muh. Dian Nur Alim Mumin, Kurniadi Kurniadi, and A. M. Atma, ‘Eksistensi Akad Dalam Transaksi Keuangan Syariah’, Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 1.2 (2024) <https://doi.org/10.59407/jmie.v1i2.456>.
Sunarto Zulkifli (2007), Panduans Perbankan Syariah Prakti, Jakarta: Zikrul Hakim.Alamudi, I. A. A. I. A. (2023). Analisis Perundang-undangan: Kajian Kritis Undang-Undang Perbankan Syariah. Qonun Iqtishad EL Madani Journal, 2(2), 30–38.
Alim Mumin, M. D. N., Kurniadi, K., & Atma, A. M. (2024). Eksistensi Akad Dalam Transaksi Keuangan Syariah. Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 1(2), 351–357. https://doi.org/10.59407/jmie.v1i2.456
Aziz, A., Haq, A. M., Masse, A. R. A., & Fatmawati, F. (2024). Transaksi Dalam Sistem Keuangan Syari’ah. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 1(3), 145–154. https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i3.370
Darmawati H. (2018). Akad Dalam Transaksi Ekonomi Islam. Sulesana, 12(2), 144–167. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/view/7578
Djohar Arifin. (2017). Substansi Akad Dalam Transaksi Syariah. Kajian Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 167.
Hamid, M. K. Z. dan A. (2016). Eksistensi Akad Dalam Transaksi Keuangan Syariah. Jurnal Hukum Diktum, 14(1), 45–54. https://doi.org/10.59407/jmie.v1i2.456
Husna, L. (2023). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Likuiditas (FDR) Pada Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Bank Indonesia. 3(1), 15–25.
Leu, U. U. (2014). Akad dalam Transaksi Ekonomi Syariah. Tahkim: Jurnal Hukum Dan Syariah, 10(1), 48–66. https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/view/63
Leu, U. U. (2017). Akad dalam Transaksi Ekonomi Syariah. Tahkim: Jurnal Hukum Dan Syariah, 10(1), 48–66.
Pohan, M. A. (2022). Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Etika Pemasaran. Qonun Iqtishad El Madani, 2(1), 12–19.
Rambe, L. A. (2023). Dualisme Wewenang dan Kompetensi dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen (Studi Analisis Terhadap BMPPVI dengan BPSK). Qonun Iqtishad El Madani Journal, 2(1), 33–45.
Romli, M. (2021). Konsep Syarat Sah Akad dalam Hukum Islam dan Syarat Sah Perjanjian dalam Pasal 1320 KUH Perdata. Jurnal Tahkim, 17(2), 173–188.
Sugito. (2023). Strategi Program Pemberdayaan Desa ( PPD ) Dalam Mengembangkan Ekonomi. Qonun Iqtishad El Madani, 3(1), 1–5.
Sultoni, H., Rahmawati, A., & Ashofa, F. (2022). Implementasi Akad Dalam Perbankan Syariah Di Indonesia. Musyarakah: Journal of Sharia Economic (MJSE), 2(2), 94–99. https://doi.org/10.24269/mjse.v2i2.6818
Syarofi, M., Silviatus Sa, N., & Universitas Al-Falah Assunniyyah Jember, diya. (2023). Urgensi Akad Dalam Transaksi Keuangan Syariah. Al-Tsaman , 5(2), 29–40.
Zuhdi, M. H. (2017). Prinsip-prinsip Akad Dalam Transaksi Ekonomi Islam. IqtIshaduNa Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 84–85.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








